darwinarya

all about my life in here …

SATUAN PATROLI DAN PENGAWALAN [Sat-PATWAL]-part3

with one comment

12 Jam / Hari

Mengingat luasnya medan tugas di Jakarta, petugas PATWAL mesti memiliki mobilitas tinggi, fisik prima, menguasai wilayah serta memiliki pengetahuan dan keterampilan berkendara yang baik. Karena tingginya tuntutan itu pula, sejumlah persyaratan dibakukan untuk memenuhi kebutuhan petugas. Hanya saja sampai detik ini kebutuhan ideal petugas memang belum bisa terpenuhi. Jumlah petugas lapangan belum seimbang dengan luasnya wilayah yang harus dironda. Yang terjadi kemudian adalah pemaksimalan petugas dan kendaraan operasional.


Saat ini SAT PATWAL PMJ berkekuatan 154 kendaraan roda dua/empat yang diawaki 420 petugas. Pembagian tugas dipecah ke dalam empat unit yang disebut Unit 1, 2, 3 dan 4. Kepala Unit 1, 2, dan 3 bertanggung jawab mengendalikan kendaraan bermotor roda empat beserta petugas di unitnya. Polisi memberi call sign (panggilan radio) kendaraan bermotor roda empat sebagai kijang. Adapun unit 4 khusus membawahi motor-motor besar yang disebut dengan BM (Brigade Motor). Panggilan diradio BM adalah Lancar.

Setiap unit dipimpin perwira berpangkat komisaris polisi. Unit 1, 2, dan 3 Kijang dikenal berdasarkan kode mobil yang digunakan. Mulai dari KJ.701 hingga KJ.734. Nomor ini tidak urut kacang gitu, beberapa dihapus dengan alasan tertentu. Petugas yang on board menggunakan kode mobil saat berkomunikasi. Setiap Kijang dioperasikan dua polisi. Khusus Polwan, setiap mobil diisi oleh empat petugas. Saat ini Patwal mempunyai dua unit Polwan.

Lain lagi BM, dengan jumlah sepeda motor mencapai 102 unit gabungan Yamaha Police Diversion XJ900P dan Harley Davidson FLHTPI Electra Glide Police, unit roda dua ini dikenal sebagai ujung tombaknya PATWAL. Unit 4 BM dibagi dalam tiga sub-unit dengan julah petugas untuk setiap sub-unit 53 orang. Setiap sub-unit dipecah lagi dalam 14 regu beranggotakan antara tiga-empat petugas.

Setiap motor dipakai secara bergantian oleh tiga petugas. Giliran dinas diatur dalam shift:satu dinas, satu cadangan, dan satu lagi istirahat (lepas dinas). Dengan kondisi seperti ini, tak heran biaya operasional SAT-PATWAL adalah yang terbesar di lingkungan Direktorat Lalu Lintas POLDA METRO JAYA.

Itu urusan jumlah petugas, bagaimana pula pola operasinya, SAT-PATWAL melakukan patroli selama 24 jam. Dua kali dalam waktu 24 jam itu dilakukan apel di piket PATWAL PMJ yang sekaligus menandakan pergantian petugas. Yaitu pukul 05.30 dan 19.30. Dengan kata lain, setiap petugas berdinas selama 12 jam/hari. Celakanya, jika petugas diganti per 12 jam, tidak demikian dengan kendaraan. Terus beroperasi selama 24 jam tanpa henti. Pengecualian diterapkan terhadap polwan dan tujuh unit Kijang yang digunakannya dengan hanya berdinas di siang hari antara pukul 05.30dan 19.30.

“Kondisi ini jelas tidak sehat, kendaraan dipaksa bekerja tanpa henti. Kalau kendaraan rusak, anggota jadi nganggur”, jelas Kompol Herry Ardianto. Soal ini, Herry dan satuannya tidak bisa berbuat banyak karena memang kecilnya anggaran pemeliharaan. Jalan singkat yang ditempuh adalah dengan menggandeng bengkel-bengkel terpercaya. Saat ini khusus BM menggunakan tiga bengkel yang tersebar di Senayan, Condet, dan Palmerah. Patwal menyebutnya bengkel MITRA.

Written by darwinarya

January 19, 2009 at 6:44 PM

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. police Indonesia is number #1

    uuy

    September 5, 2009 at 1:05 PM


Leave a Reply